Oleh: sugiarto | 9 Oktober 2010

gumun kemantren..

Kemantren adalah rumah dinas untuk pejabat mantri hutan yang sedang bertugas di suatu daerah.Namanya juga rumah dinas,tentu saja penghuninya berganti2.Di kampung saya di Segoro Gunung sono,ada satu rumah dinas pak mantri ini yang merupakan peninggalan jaman Belanda.Bangunannya besar,berbentuk panggung setinggi kurang lebih 80cm,dan terasnya ditopang pilar setinggi lebih dari 5 meter.Lantainya berbentuk geladak,yang dibuat dari papan kayu jati setebal kurang lebih 10cm.Seperti halnya bangunan2 kuno jaman itu,jendelanya tinggi2,demikian pula pintu2 ruangannya.Semasa kecil saya dulu,di rumah inilah tempat satu2nya kami,warga desa bisa menonton tivi.Saat itu listrik belum ada,dan satu2nya power supply cuma dari aki.Biasanya kalo aki setrumnya habis,pak mantri akan menyuruh salah satu warga desa untuk memikul akinya ke Sulursari,desa terdekat berjarak kurang lebih 6km yang ada tempat setrum akinya.Kebetulan pula,pasar terdekat ada di desa Sulur itu.Biasanya warga yang mikul aki tadi sekalian menjual jagung atau singkong ke pasar,jadi sebelah aki sebelah jagung atau singkong.

Dan untuk itu,warga tentu saja tidak keberatan bekerja tanpa upah,apalagi kalo menghadapi malam minggu.Karena di malam minggu itulah,acara favorit seluruh warga berlangsung.Yaitu acara kethoprak dari tvri Yogyakarta.Tau ngga apa yang paling menyebalkan sodara2…? Malem minggu,aki baru disetrum,warga sudah berdesakan di ruangan berukuran mungkin 6x8m,anak2 duduk rapi di depan,remaja2 ada yang sampe manjat2 untuk bisa menonton,dan acara kethopraknya ditiadakan diganti Laporan Khusus.Saat itu stasiun tivi cuma ada tvri.Kalo tvri pusat jakarta ada laporan khusus(biasanya acara liputan presiden Suharto ke luar negri,rapat kabinet yang hasilnya diumumkan pak Harmoko,atau acara kelompencapir…yang terakhir itu adalah acara presiden bertanya jawab dengan petani2.Acara biasa berlangsung di tengah sawah,dan semua menteri terkait pasti ikut serta).Satu hal yang tak pernah kita saksikan pada semua presiden pengganti beliau.Kalo sudah ketabrak acara Laporan Khusus itu,stasiun tvri yogyakarta yang menayangkan acara kethoprak wajib merelaynya.Jadilah orang sekampung bersorak,huuuuuuuuuuuuuuu……………..

Kembali ke rumah dinas pak mantri yang merupakan bangunan peninggalan jaman Belanda tadi.Kebetulan kemarin pas pulang kampung Lebaran saya sempat bernostalgia ke rumah itu lagi bersama anak saya.Kebetulan juga pak mantrinya lagi ndak ada di sana.Kata warga sekitar sih,pak mantri yang sekarang jarang2 ada di rumah itu.Beliau lebih suka tinggal di rumahnya yang di Sulur yang agak kotaan.Tinggal di Segoro Gunung,untuk orang yang tidak dilahirkan di sana memang berat.Apalagi seorang pejabat seperti pak mantri…Tapi ada untungnya juga sih buat saya.Saya jadi leluasa jeprat jeprat tanpa perlu minta izin…he..he…Nyolong namanya,ya…??


Responses

  1. salam mas,,, q wong nglinduk

    • oh,ya……tinggal ning endi?

  2. niki nopo gambar tpk sulursari mas?

    • sanes,mba…niki kemantren/rumah dinas pak mantri segoro gunung…

  3. nonton tv-nya kok sama seperti jamanku dulu, 1 kampung yg punya 1 orang, tv-nya hitam putih.:mrgreen:

    • o,ya,,aku lupa sebutin,ya…tvnya hitam putih ukuran 14 inch…bayangin,layar segitu ditonton orang sekampung,he..he..

  4. kira-kira bangunan taun berapa ya mas?

    • yang pasti sih jaman belanda,cuma sayang dokumentasinya ga ada sama sekali,mungkin jaman dulu belum pada musim anak2 pacaran pada nyorat nyoret di kayu gitu kali,ya…he..he..

  5. Wah hasil jeprat jepret mu bagus bgt sob..Btw met mlm mksh udah berkunjung ke tmpt ku.Maaf lambat dtg nya

    • he..he..jadi malu,nih…lha wong njepretnya buru2,takut ketauan yang punya rumah sih,he..he..

  6. Gak juga, wong gak ada yang kalong kok, hehehehe

    • berarti ora nyolong,kan…syukurlah,kalo ndak gitu kan ra iso sharing gambar2 keren,ya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: