Oleh: sugiarto | 20 Agustus 2010

love is waiting for a bus..

Cinta itu seperti orang yang sedang menunggu bis.

Sebuah bis datang,dan kamu bilang,”Wah..terlalu penuh,sumpek,bakalan ngga bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja,deh..”

Kemudian bis berikutnya datang,

Kamu melihatnya dan berkata,”Aduh bisnya kurang asyik,nih,ngga bagus lagi..ngga mau,ah!”.

Bis selanjutnya datang,cool,dan kamu berminat,tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.

Bis itu kosong,cukup bagus,tapi kamu bilang,”Ngga ada AC neh,bisa kepanasan aku!”.Maka kamu membiarkan bis keempat itu berlalu.

Waktu terus berlalu,kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang,kamu sudah tak sabar,kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.

Setelah beberapa lama,kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.Bis itu jurusannya bukan yang kamu tuju!

Dan kamu baru sadar telah menyia-nyiakan waktumu sekian lama.

Pesan moral dari cerita ini:

Seringkali seseorang menunggu bis yang benar-benar “ideal” untuk menjadi pasangan hidupnya.Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.Dan kamupun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.Tidak ada salahnya memiliki “persyaratan” untuk “calon”,tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.

Apabila ternyata memang tidak cocok,apa boleh buat,tapi kamu masih bisa teriak ‘Kiri’! dan keluar dengan sopan.Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,semuanya bergantung pada keputusanmu.Daripada kita harus berjalan kaki sendiri menuju kantor,dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

Cerita ini juga berarti,

Kalau kamu menemukan bis yang kosong,kamu sukai dan bisa kamu percayai,dan tentunya satu jurusan dengan tujuanmu,kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu,agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.

Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.

Bagimu sendiri dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu?🙂

(Sumber tak diketahui)


Responses

  1. preee….t.

    • ha..ha..ha….

  2. ha..ha…biasane sing mbladush kuwi mengko olehe malah ayu…nggo memperbaiki keturunan!!

  3. Sopo jal sing gelem tak pilih? Interface-e ae mbladhush koyo ngene ;(

  4. Asem ik, disemoni aku ;(

    • mulane ndang milih salah siji….ra sah kakean syaratt!!!

  5. ngerti apa,tuh…

  6. lg ngerti ag
    wkakakaka……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: