Oleh: sugiarto | 9 Agustus 2010

setiap zaman punya tantangannya..

Beberapa hari ini aku banyak memelototi foto foto jaman SMA dulu yang banyak diposting oleh teman teman di facebook.Karena tidak mau kalah dengan mereka kucari pula foto foto kenanganku yang masih ada untuk diunggah sehingga orang orang juga bisa melihatku dan melihat dirinya sendiri di masa lalu.Tapi sayangnya printer yang kupakai menscan foto foto itu tidak berfungsi sehingga gagallah usaha narsis ini.Tapi satu hal yang pasti,ada kesamaan antara foto foto yang diupload temen temen dengan foto foto yang aku punya.Rambutnya model model lupus gitu(kayak jambul ayam),celana model”begi” yaitu amat sangat longgar di bagian paha,tapi sangat sempit di bagian tumit.Kalo masih kurang sempit juga,ada yang melipat kesamping terus dilipat keatas.Kurang puas?Ada yang nekat pasang resleting di ujung celana untuk memudahkan memasukkan kaki ke celana.Begitulah cara kita menarik perhatian orang lain saat itu.Belum terpikir bahwa upaya narsis itu bisa dilakukan seperti saat ini yang punya begitu banyak wadah pelampiasan.Facebook,Friendster,Blog,Flickr,hanyalah sekedar menyebut beberapa.Saat itu kita bermimpipun belum,bahwa kalo mau janjian dengan teman teman untuk sekedar nongkrong sepulang sekolah di simpang lima atau di bioskop cempaka itu cukup pakai sms.Untuk berbagi jounal lks atau makalah lain cukuplah kita berkirim email.
Tetapi apakah saat itu kita mengeluh karena tidak bisa bersms atau beremail ria?Waktu itu rasanya biasa saja.SMS atau email belum menjadi kebutuhan,tentu saja karena memang belum ada.Bagaimana mungkin kita membutuhkan sesuatu yang tidak ada.
Ada seorang teman saya yang sering sekali mengeluh tentang keadaan saat ini.Harga barang barang yang semakin mahal,bisnis yang tidak lagi lancar seperti dulu,persaingan yang semakin ketat,dan seterusnya dan seterusnya.Tetapi kalau kita melihat keadaan di masa lalu seperti di foto foto SMA tadi apakah memang sesuram itu kelihatanya?Menurut saya tidak.Setiap perkembangan zaman selain membeberikan tantangan baru,dia juga selalu menawarkan peluang peluang baru.Coba kita runut kebelakang sejenak.Sepuluh tahun kemarin kita tidak akan terpikir bahwa yang namanya jualan vocher pulsa tidak mungkin akan semarak ini bukan?Coba kita lihat di sekitar kita,setiap 50m,pasti ada yang jual voucher.Bahkan sekarang ini mungkin juga banyak diantara kita yang berjualan pulsa tanpa perlu tempat.Cukup dengan satu “chip pintar”dan sebuah hp,kita bisa jual voucherdi kantor kita,dengan pembayaran nanti setelah gajian.Bahkan sekarang banyak juga yang jualan voucher lewat internet,yang dipasarkan lewat multi marketing.Nah yang lewat internet ini bahkan tidak cuma voucher,bahkan kerudung,jilbab,baju bayi,motor,mobil,rumah,bahkan pulau ada ditawarkan lewat internet.Dalam skala bisnis yang lebih micropun revolusi teknologi informasi ini banyak diaplikasikan.Misalnya pedagang sapi di PURWODADI yang menawarkan dagangannya kepada bandar di BOYOLALI,tidak perlu repot repot membawa semua sapinya ke Boyolali,cukup sapi sapinya difoto pakai kamera hp,kirim gambarnya pakai MMS dan proses penawaran harga bisa dimulai.Murah,dan cepat.Untuk para salesman yang ingin memberi penawaran harga kepada costumernyapun tidak lagi harus tatap muka.Sambil ngopi di rumah,dia bisa ketik di hp jenis barang yang ditawarkan,spesifikasinya,harganya,kirim lewat sms,dan transaksipun terjadi.
Revolusi TI ini,juga memberi peluang kepada lebih banyak orang untuk menjadi lebih sejahtera.Mari kita lihat faktanya.

REVOLUSI AGRARIA

Pada zaman itu,penguasaan ekonomi berarti penguasaan lahan yang paling luas.Dan hal itu hanya dimungkinkan untuk penguasa,dalam hal ini tentulah raja raja dan kelurganya yang bisa melakukan itu.Kalau pangkat kita hanya rakyat biasa,jangan pernah bermimpi menjadi orang yang paling kaya.Paling banter kita menjadi kelas menengah,itupun harus menjadi aparat pemerintah,sehingga bisa mendapat “bengkok”yang berarti penguasaan lahan sawah.Itupun tidak akan seberapa.

REVOLUSI INDUSTRI

Pada masa ini,pengusaan ekonomi mulai bergeser,dari yang tadinya para aristrokat,berpindah ke para teknokrat yang memiliki skill bagus di bidang tertentu,dan mendapatkan royalti dari keahliannya itu,disamping keuntungan langsung dari produk yang dihasilkannya.Era ini dimulai dengan ditemukannya bola lampu oleh Thomas Alfa Edison.Tapi seberapa banyak manusia di dunia ini yang sejenius Edison?Berarti itupun penguasaan ekonomi hanya diperuntukkan untuk segelintir orang,bukan?

REVOLUSI TEKNOLOGI INFORMASI

Berawal dari ketidaknyaman di bangku kuliah sehingga memutuskan DO,Bill Gates mulai mengumpulkan teman teman kuliahnya yang gila komputer,menciptakan sofware yang bisa dipakai oleh perusahaan perusahaan besar.Perlu kita ketahui,saat itu teknologi dikuasai sepenuhnya oleh “si biru”,IBM.Alih alih ingin bekerja di IBM,Bill Gates malah ingin bisa menjual hasil karyanya ke IBM.Ia ingin berdiri sama tinggi dengan IBM.Demokrasi ekonomi dimulai.Setelah berhasil menjual produknya ke IBM,Bill Gates juga menjual produknya ke Toshiba,Sony,dll.Kok bisa?Karena yang dijual adalah sofware,bukan barang berbentuk fisik.Sekali bikin,bisa dijual berkali kali dan tidak habis.Fenomena inilah yang terjadi pada para pemusik kita saat ini,yang selain berjualan CD dan cassete juga RBT.Bahkan penjualan RBT ini jauh mengungguli penjualan CDnya sekalipun dijual dengan harga yang murah.Kenapa bisa begitu?Dengan harga yang murah,semua orang bahkan anak SD yang punya hp bisa menjangkaunya.Lebih massal,lebih luas,duit yang semakin besar pula.Fenomena seperti Bill Gates itu terjadi pula pada DELL,yang mulai merakit komputernya dengan sembunyi sembunyi di garasi rumahnya.Dan hal itu kini banyak dilakukan mahasiswa mahasiswa yang tinggal di rumah kos,untuk membiayai kuliahnya sendiri,karena kiriman dari kampung lebih sering telatnya daripada tepat waktu.
Nah dari gambaran tersebut di atas,masih layakkah kita,khususnya generasi usia 20an,mengeluh bahwa hidup di masa lalu lebih mudah daripada hidup di saat ini?Dengan revolusi teknologi informasi,kesejahteraan hidup adalah hak semua orang.Tidak peduli kita anak petani,ataupun presiden.Seperti kita ngobrol di facebook ini,tanpa memandang status sosial individu,kita semua adalah FRIEND.Teman.Thats it.Tetapi Bill Gates kan memang pelopor,sedangkan saya bukan,itulah pembelaan sebagian kita.Perlu kita ketahui,perkembangan teknologi TI ini tidak akan berhenti sampai di sini.Mungkinkah kita kita membayangkan nantinya kita tidak akan lagi memerlukan kantor secara fisik,karena hal itu akan digantikan dengan VIRTUAL OFFICE,dan interaksi karyawan cukup dengan TELEKONFEREN berbasis internet berpita lebar?Fungsi toko diganti dengan VIRTUAL STORE,dan fungsi uang diganti sistem digital?Sehinnga kita bisa punya lebih banyak waktu untuk mendidik anak anak kita dengan lebih baik?Melakukan hobby kita secara lebih leluasa?Atau bersenang senang mengelilingi dunia bersama keluarga?Who knows?
Ini adalah sekedar bahan renungan kita bahwa setiap zaman selain memberi tantangan sekaligus juga menawarkan peluang.Jadi jangan marahin putra putri anda,kalau dia lebih suka bersosialisasi dengan kawan kawannya di depan komputer dari pada tidur siang.Karena itulah dunia mereka saat ini.Juga jangan heran kalau dia lebih fasih bicara tentang chating,bloging,ataupun internet marketing daripada kita,karena itulah dunia mereka saat ini.Biarlah kita sedikit gaptek,jangan malu mengakui di depan anak kita.Anak anak adalah penguasa dunia cyber masa depan.Dan kita akan lebih arif kalau bisa mengarahkan dan memberi pondasi moral untuk mereka.Salam hangat dari Cikarang.


Responses

  1. sik ah, aku jik bingung nganggo wordpress iki ;(

    • aku juga belum terlalu mudeng…tak ikutin ajalah petunjuk sing ana,he..he..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: