Oleh: sugiarto | 9 Agustus 2010

nasib tukang air..

Di kaki sebuah gunung terdapat sebuah desa yang setiap musim kemarau selalu dilanda kekeringan.Debu debu beterbangan,hingga menutup seluruh genteng atap rumah rumah di desa itu.Tanaman meranggas kekurangan air,wargapun berhemat air dengan mandi cukup sekali sehari.Maklum,semua sumur di desa itu mengering,dan kalaupun ada airnya hanya bisa untuk diminum ternak sapi atau kambing.Untuk dikonsumsi manusia,tidak layak lagi karena saking keruhnya.Satu satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan air,warga masyarakat harus menempuh satu jam perjalanan ke gunung yang mata airnya masih mengalir.Sungguh perjuangan yang sangat berat demi mendapatkan air.
Akhirnya Kepala Dusun di kampung itu mengadakan tender untuk pengadaan air bersih guna memenuhi kebutuhan air masyarakat.Ternyata ada dua orang peminat yang mengikuti tender ini.Peserta pertama seorang pemuda,berbadan tegap.Dia jelaskan bahwa dengan kekuatan tubuhnya dia sanggup memikul air dari gunung untuk memenuhi kebutuhan air dua puluh keluarga.Peserta kedua,seorang bapak bapak separoh baya,sanggup memenuhi kebutuhan air seluruh warga.Bapak ini akan mengajak istri dan keempat anak laki lakinya,untuk mengangkut air dari gunung,dan mengantarkannya ke rumah warga.Singkat cerita,tender dimenangkan bapak ini dan keluarganya.
Keesokan harinya,bapak ini dan keluarganyapun memulai tugasnya.Mereka bersama sama mengangkut air dari gunung dan mengantarkannya ke rumah warga kampung itu.Akhirnya masyarakat di kaki gunung itu bisa mengerjakan pekerjaan lain,karena masalah air sudah bisa diatasi oleh bapak itu.Sedangkan sang pemuda yang kalah tender tadi,beberapa minggu setelah kejadian itu,memilih pergi ke kota untuk mencari pekerjaan.
Beberapa tahun kemudian sang pemuda pulang kampung.Dia pergi ke tetangga kampungnya dan menemui Kepala Dusun kampung itu.Entah apa yang dibicarakannya,tetapi keesokan harinya dia berbelanja banyak sekali pipa pipa.Orang orang di kampungnya sendiri masih belum paham dengan apa yang dikerjakan pemuda ini.Ternyata dia sambung pipa pipa itu dari mata air di gunung,dan menyalurkannya ke rumah rumah di kampung orang lain,karena kebutuhan air kampungnya sendiri sudah dipenuhi oleh pak tua tadi.Berita tentang penyambungan pipa air oleh pemuda ini,akhirnya meluas ke kampung kampung lain di sekitarnya yang juga kekurangan air.Hal ini wajar saja,karena harga yang ia tetapkan lebih murah daripada harga yang dipatok pak tua dan keluarganya.
Karena semua desa akhirnya meminta air kepadanya pemuda ini akhirnya memutuskan pergi lagi ke kota untuk mencari investor yang mau mendanai bisnisnya.Untuk pembelian pipa,tenaga kerja dan lain lain.Bertahun tahun kemudian,akhirnya seluruh dusun di desa itu menggunakan air dari perusahaan air milik pemuda ini.Sedangkan pak tua tadi,karena usianya yang mulai uzur,tidak kuat lagi memikul air.Anak anaknyapun tidak mau lagi memikuli air terus menerus dari gunung,dan memilih menggunakan air milik sang pemuda.Sedangkan sang pemuda,di usia yang belum 45th telah mempunyai bisnis yang bisa berjalan sendiri,karena dia menggunakan karyawan yang menguasai bidangnya masing masing…
Inti dari cerita diatas adalah bahwa untuk memulai sebuah usaha yang kita perlu lakukan hanyalah berpikir.Berpikir yang paling sederhana,mari kita tanyakan hal apakah yang paling dibutuhkan orang di sekitar kita.Setelah kekalahan tender tadi,sang pemuda berpikir selama dua minggu.Setelah berpikir,dia tetapkan rencana,dan rencana pertama yang dilakukannya adalah pergi ke kota untuk mencari pekerjaan dan menabung.Akhirnya ia ambil tindakan/action.Tindakan pertama dia temui kepala dusun kampung sebelah,dan menjelaskan rencananya.Ini adalah bagian dari strategi penjualannya,dia tidak menemui warga satu per satu,tapi langsung ke yang berwenang.Setelah disetujui,mulailah dia wujudkan gagasannya,dengan mulai menyambung pipa pipa.
Karena tingginya permintaan dan terbatasnya modal,dia jual lagi gagasannya kepada investor.Untuk meyakinkan investor,dia sudah punya pilot project yang hanya melayani satu dusun itu.Investor setuju,dan dia mulai memiliki daya ungkit untuk membesarkan perusahaannya.Daya ungkit berikutnya,dia bayar karyawan yang mumpuni di bidangnya.
Investor,pemodal,atau utang dan karyawan adalah daya ungkit yang luar biasa dalam mengembangkan usaha.Dengan memiliki keduanya,berarti kita telah melaksanakan teori OPM dan OPT.Play with other people money,and play with other people time.Dan kalau kita sudah mendayagunakan potensi orang lain,sedangkan kita dibayar lebih mahal(nggak mungkin kan karyawan kita bergaji lebih tinggi dari kita?)saatnya kita laksanakan CSR.Company Social Responsibility.Ini penting,agar kehadiran usaha kita bisa memberi manfaat untuk orang lain.Jadi akhir kata,saya ucapkan selamat beramal,ya…mudah mudahan rizkinya berkah…
Salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: